Pria, Jangan Sepelekan 5 Gejala Penyakit Kronis Ini

pria

Harga diri pria yang begitu tinggi terkadang justru membuat mereka terlambat mengetahui penyakit yang diderita. Ya, pria tidak suka bersikap berlebihan akan rasa sakit yang ia derita. Ini sebabnya mengapa banyak pria meninggal lebih dahulu dibanding wanita.

“Pria diperkirakan meninggal lima tahun lebih awal dibanding wanita, dan perbedaan fisiologis tidak menjelaskan perbedaan itu,” ujar Profesor dari Universitas Rutgers, Diana Sanchez dikutip dari Daily Mail.

Berdasarkan studi yang pernah dilakukan, dibanding wanita, pria ternyata lebih jarang pergi ke dokter. Masih menurut studi tersebut, para pria cenderung merasa mereka harus tangguh, berani dan mandiri terkait masalah kesehatan yang mungkin terjadi pada dirinya.

“Ini karena pria tidak ingin menunjukkan kelemahan atau ketergantungan pada orang lain, termasuk dokter pria,” kata Profesor Sanchez.

Dari hasil studi itu juga ditemukan bahwa ada lima gejala penyakit berbahaya yang sering diabaikan oleh pria. Berikut ini adalah beberapa diantaranya.

Disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi bisa jadi pertanda gangguan jantung. Dokter sering memberi peringatan akan bahaya ini. Ahli jantung dari Sexual Advice Association, Graham Jackson mengatakan bahwa pria dengan masalah ereksi, biasanya akan berkembang menjadi gangguan jantung, tiga hingga lima tahun ke depan.

Payudara membesar

Jangan sepelekan payudara yang membesar. Bisa jadi ini adalah gejala ketidakseimbangan hormon dan gangguan jantung.

Profesor Ashley Grossman, seorang ahli endokrinologi dari Universitas Oxford mengatakan, kelenjar di bawah otak merangsang testis dalam memproduksi hormon esterogen. Namun, saat terjadi gangguan, kelenjar tersebut tidak akan memproduksi lebih banyak dan bahkan berhenti memproduksi esterogen.

Hal yang perlu dilakukan pria adalah mengukur tingkat hormon dalam darah untuk mengetahui apakah mereka mengalami ketidakseimbangan hormon.

Buang air kecil tengah malam

Merasa terburu-buru ke toilet di tengah malam bisa jadi ini tanda pembesaran prostat atau kanker prostat. Apalagi jika hal ini telah menjadi kebiasaan atau rutinitas Anda sehari-hari.

Gejala yang timbul antara lain, sulit buang air kecil, merasa sakit atau butuh waktu lama untuk menyelesaikan buang air kecil, atau urine keluar dengan perlahan dan merasa setelah buang air kecil, kandung kemih tidak terasa kosong sepenunhnya atau anyang-anyangan.

Benjolan di testis

Adanya benjolan dan bengkak di testis adalah gejala yang umum ditemukan pada anak laki-laki dan pria. Mayoritas benjolan dan bengkak disebabkan oleh kondisi yang jinak atau bukan kanker, sehingga tidak membutuhkan perawatan.

Meski begitu, benjolan bisa saja menjadi tanda kanker testis, yang memengaruhi hampir 2.000 pria setiap tahun di Inggris, dan biasanya diderita oleh pria dalam rentang usia 20 hingga 35 tahun.

Pria yang menemukan adanya benjolan atau ketidaknormalan pada testis mereka harus segera memeriksakan diri ke dokter.

Benjolan di sekitar puting

Jangan berpikir hanya wanita yang bisa menderita kanker payudara. Sekitar 350 pria Inggris didiagnosis menderita penyakit ini setiap tahunnya.

Gejala yang paling sering ditemukan adalah adanya benjolan, biasanya tidak terasa sakit dan berlokasi dekat dengan puting, meski terkadang juga bisa berada jauh dari puting. Gejala lain adalah puting terasa lunak, mengeluarkan darah, bengkak di dada atau terbentuk bisul di daerah tersebut.

(viva)

Leave a Comment